Grandma : My grandson
do you want to move to Rayong with Papa?
Mew : No. Why whould I ?
They wouldn’t want me staying with them
Grandma : It’s not like that
They see you as a big boy now.
You stay here to help care for grandma
Mew : well, why don’t we move there together ?
Grandma : *smiling* I’m not going… I’m too old now
I don’t want to move anywhere anymore
Mew : You are selfish
Hmmm dari percakapan nenek dan cucunya itu saya menangkap beberapa fakta dan opini saya.
si cucu ini ditinggal pergi orang tuanya yang pindah untuk waktu cukup lama sementara dia dititipkan pada neneknya
Lha yang ini sudah jelas kalo menurut saya. Ayah anak tersebut pergi ke Rayong bersama dengan ibunya atau siapa nggak jelas tapi nggak pergi sendirian soalnya kata penggantinya they yang mengindikasikan bahwa Papanya nggak pergi sendiri. Kemungkinan besar perginya dengan ibunya, soalnya kalo si Papa ini pergi sama orang lain, si mew ini nggak bakal sejengkel itu. Kenapa aku bilang mereka pindah daam waktu lama…??? soalnya nenek itu mengatakan I don’t want to move anywhere anymore bukannya I don’t want to go anywhere anymore
anak kecil juga mengerti kalo mereka diabaikan
Yang ini sepertinya juga udah kliatan deh. Menurut saiyah pribadi, kemanapun orang tua pergi dan apapun alasan kepergiannya. Anak yang mereka tinggalkan akan merasa terabaikan. Walaupun saat berpamitan mungkin si anak kelihatan tegar dan bisa ditinggal, tidak ada yang tahu hati anak itu. Bisa saja dalam hati anak itu nangis-nangis darah nggak jelas. Selain merasa diabaikan bisa saja anak itu juga merasa tidak dibutuhkan. Jangan dikira kalo kehidupan anak kecil itu akan selalu senang. Kehidupan itu kompleks penuh dengan permasalahan yang sama kompleksnya tidak tergantung semua sama saya rasa. Yang membedakan mungkin bagaimana menyikapinya.
Semakin tua seseorang akan sadar dengan batas kemampuannya
meskipun aslinya grandma itu tidak ikut pindah karena dia terikat kenangan dengan almarhum suaminya di rumah itu. Namun dalam senyumannya dan perkataannya dia sepertinya memang menyadari bahwa dia tidak akan sanggup meninggalkan tempat itu. Hmmm… no comment bagian ini ahh…
anak kecil tidak dapat menerima alasan apapun
Ini juga sudah jelas… meskipun Grandma sudah memberikan alasan dengan senyum tulus tersungging tapi Mew malah mengatakan kalo neneknya egois. Dia tidak menyadari bahwa penolakannya terhadap alasan itu juga bisa disebut egois. Yang dia tahu, dia tidak bisa menerima alasan Grandma.
Celo kamu ini ngomong apa sih…???
hehe…. habisnya percakapan itu menurutku dalam banget sih… percakapan antara seorang anak laki-laki yang masih kecil mungkin usianya belum 10 tahun dengan seorang wanita yang sudah sangat tua sekali. Keren lah~~~
disamping itu masalah yang mereka bahas dalam percakapan itu mengingatkan saya pada kasus perceraian yang tengah banyak terjadi.
Perceraian memang dipilih sebagai jalan terbaik daripada saling menyakiti. Namun baik bagi siapa…??? Kalo terjadi perceraian posisi anak dimana…??? Diasuh ibunya…??? meskipun ibunya nggak butuh suaminya lagi, yakin tuh anak beneran nggak butuh bapaknya lagi…??? Diasuh bapaknya…??? Kalopun si bapak mencarikan pengganti ibu yang dibutuhkannya, yakin tuh anak lebih butuh pengganti ibu daripada ibunya sendiri…??? Kalaupun perceraian itu jalan terbaik untuk kehidupan mereka berdua lalu bagaimana dengan kehidupan anak…??? Anak sekecil apapun punya kehidupannya sendiri kan…??? Go Maia Go… Yay Go Halimah… pertahankan rumah tangga kalian…!!! opo ki…???
dan anak itu pun memainkan pianonya…
Have you heard that there is a place ?
If we get there, we will have everything
It will wait for us at the end of the way
And we need only one ticket.
We can go and come back many times
What will you tell me when you come back ?
I’m wondering if it’s true. I want to see it
Even if I have to go by foot. If there’s something when I get there
Even if the ticket is so expensive. Wathever I have to pay, I’ll get it
I have paid all I have for someone to tell me
that this ticket is not for me
Ticket (Day Trip) – Chukiat Sakweerakul and August Band
Note : 1. Mew and Grandma is character from Love of Siam, a Thailand movie. Mew act as august band’s lead singer… 2. August Band is Thailand band who playing in Love of Siam and join in the promotion of that movie… 3. Chukiat Sakweerakul is director of Love of Shiam… 4. Ticket (Day Trip) is of Ost. Love of Siam… 5. I’m not makin review for a movie from Thailand Called Love of Shiam… 6. There is no such a divorce in Love of Siam, watch it for yourself
*nyanyi-nyanyi lagu thailand*
Gak tau. Kadang dalam perpisahan orang tua punya alasan sendiri yang bagaimanapun si anak gak bisa mencegah. Yang ada ya cuma sakit hati buat si anak, yang dipendam sendiri sambil berkata dalam hati,”i deserve it. It’s my fate anyway”. No way out. Just take it as it is. Mau bilang orangtua egois? Biarpun iya tapi gak bisa apa-apa lagi. Curcol, eh?
Ada mantan istri, ada mantan suami, tapi gak ada mantan ibu atau mantan ayah atau mantan anak.
postingannya bikin sakit hati muncul lagiwew… I’ll facing it right now….
hope not….
iya itu yang dikatakan oleh orang tua ku… jangan benci dia… soalnya nggak ada yang namanya mantan anak….
atau… kamu nurut sama dia… dia itu pinter ngurusin….
kalo pinter ngurusin kenapa harus diceraikan….
*another curcol eh…???*
ini yang pilem lil manhattan itu ya?
bukan litlemanhattan ituh pelem barat… ini pelem asia… eh saya nggak lagi ngereview lho…. soalnya baru nonton sekitar 39 menit doang….
ralat…. ini pelem thailand… lebih dikhususkan lagi….
ini film yakz…
kayaknya menarik ni…
hmmm…. emang pilem… tapi ini bukan review pelem lho mas…
bagaimana kalau batal bercerai tapi berantem terus, bukannya malah lebih buruk buat hidup anaknya?
IMHO ya, intinya bukan soal jadi cerai atau batal cerai tapi bagaimana biar hidup anak tidak jadi hancur berantakan karena masalah orangtuanya.
ah soal perceraian. saya gak ikutan…
*lagi males mikir*
#itikkecil… setidaknya jangan sampe ada pilihan si anak harus ikut dengan siapa… cerai-cerai sono… tapi tinggalnya tetep satu rumah….
#cK… kamu mau cerai sis…???
Hahh,, aku setuju sama cK,,, males klo ngomongin cerai2 gt..
Smoga gk terjadi pada keluargaku dan juga aku kelak….
ah soal perceraian. saya gak ikutan…
*lagi males mikir*
mending mikirin bagaimana caranya biar BBM ga naik…..
Bersatu tetap rusuh, bercerai makin ricuh…
*lha ini ngomongin perceraian opo pelem thai?*
Hooaahhmm….. (:|
*ngelanjutin bobo*
jgn smpe deh cerai…
*komat kamit*
btw, saya suka tomyam lho… *ditimpuk krna OOT*
kalo bercerai kan kasihan anak…
Ini yach yang katanya berhubungan dengan sebuah lagu?
*apanya*
*dibekap celo*
grandma I love you
perceraian…perceraian…
*bang rhoma mode on
cerai ya. . .
jangan sekarang deh.
#aday…. amen…
#sidharta… BBM bukannya memang harus naek ya…??? apa kabar kesetaraan…??? masa rakyat enak-enak yang repot pemerintah…???
#GR… nggak ngomongin apa-apa… saya lagi pusing aja…
#grace…. saya lebih suka pelem thailand daripada tomyam, amen eniwei…
#hanggadamai… setubuh…
#Ina… iya… paragraf paling bawah… udah aku kirimin belum sih lagu yang ini…???
#reallylife… and who the hell are you…???
#wennyaulia… nggak tau itu lagu apaan….
#jumawa… lha terus kapan…???
[...] : Namanya siapa ? saiyah : *dengan senyum manis ala penjilat saiyah kelepasan ngucapin templet kalo ketemu blogger* Celo [...]