hooo…. judulnya… offense banget sih…??? nggak mungkin saya nulis yang seperti ini… tapi yah… apa boleh buat… saya lagi pusing sama FPI ini… jadi disinilah saya sekarang menulis ini dan berharap anda sekalian mau memberikan pencerahan pada saya… ya saya tau bagi beberapa orang mungkin masalah ini basi… tapi sumpah saya masih lumayan pusing nih…
Ceritanya begini… kemaren ituh ada dua orang yang lagi ngobrol-ngobrol tentang FPI ini… topiknya masih seputar apakah FPI dibubarkan atau tidak terkait aksinya ituh…
beginilah kira-kira obrolan dari dua orang ituh… sebut saja konpachi dan Feudal Bishop…
konpachi berkata
hohohoho….. membahas aksi-aksi F P I yah???hmm…. saya gak mau berkomentar lebih jauh lagi karena yah…. hihiihihihi….
cuma 1 kalimat aja deh…
Pernahkah berpikir kalo dalam tubuh FPI ada penyusupan??? Mereka yang menyiramkan bensin ke dalam api-nya.
itu dulu deh….
Feudal Bishop menjawab
kenapa nggak dibubarin aja bang sekalian…??? kalo dibubarin bukannya nggak ada yang bisa disusupi lagi…???
konpachi pun menjelaskan kepada Feudal Bishop
Memang, tapi bukankah itu seperti membuang sepiring nasi karena ada bangkai semut atau serangga mati didalamnya?Jangan lupakan bahwa politik itu kejam… hihihihihihihi…..
sayangnya penjelasan konpachi itu kurang dimengerti oleh Feudal Bishop, Feudal Bishop pun bertanya lagi kepada konpachi
memang benar begitu bang….tapi harap diingat…
kalo FPInya sendiri aja nggak bisa menghentikan penyusupan itu dan mengusutnya sampai tuntas bagaimana saya mau mempertahankan FPI…???
kalo yang makan nggak bisa membuang bangkai semut atau serangga dipiring itu… apa yang akan ia lakukan…???
a. tetap aja makan sepiring nasi ituh beserta bangkainya sekalian baru nanti mati keracunan…???
b. berusaha membuang mati-matian ituh bangke serangga biar bisa makan sepiring nasi dengan tenang…???
c. buang aja sepiring nasi itu dengan bangkainya sekalian terus pesen semangkuk sop…???kalo saya lihat….
mungkin FPI itu udah mengamalkan pilihan B… mereka udah berusaha mengusut penyusupan ituh…. tapi bangka serangganya kliatannya sudah tercampur dalam sepiring nasi yang berupa bubur… ndak bisa diangkat lagi…. buktinya…??? kekerasan FPI itu udah dari jaman nggak enak duluh… kalo pake teori penyusupan… kenapa nggak dari dulu diberesin ituh para penyusup…??? jawabannya satu… mereka nggak bisa.
dan karena itu… sekarang FPI sedang mengikuti pilihan a…. tetap aja membiarkan bangke serangga ituh dan semakin berkarat di dalam tubuh FPI itu sendiri….
saya sebagai masyarakat dbiasa tentu saja prihatin dengan keadaan ini… maka saya pun menawarkan pilihan c….
udah buang aja ituh nasi berbangke.,… sini saya beliin semangkuk sup hangat sebagai pengganti… mungkin semangkuk sup ini lebih bermanfaat daripada sepiring nasi berbangke serangga ituh…
masuk akal nggak…???
mendengar pertanyaan dan pernyataan dari Feudal Bishop ini akhirnya konpachi mau tak mau harus mengemukakan penjelasannya dengan lebih jelas lagi. Maka konpachipun berkata
Masuk Akal, Kalau…. yang jadi masalah adalah ngebeliin makanan temen….cuma, klo terus saja anda membeli sesuatu yang baru bukankah akan menjadi percuma….
begini, nasi ada bangke serangga, nah ente ngebeliin yang baru tuh nasi dibuang ama piring-piringnya, beres gak? pastinya beres untuk urusan nasi itu.
Tapi klo di sup hangat yang anda belikan masih ada bangke serangga apa anda akan membuang sup itu beserta mangkuk-mangkuknya? apalagi terus berulang seperti itu, apa akan terus seperti itu?
Bukankah lebih baik membuang bangke-nya saja dan menikmati yang ada? jadi gak perlu membuang tenaga dan lain sebagainya, sehingga pastinya lebih efektif dan efisien…..
Sayangnya, penjelasan yang sudah dituturkan oleh konpachi itu dirasa oleh Feudal Bishop tidak dapat menjawab pertanyaannya dengan jelas. Maka dengan menggebu-gebu Feudal Bishop pun menuturkan pendapatnya sehubungan dengan pernyataan konpachi tadi
embeeeee~~~r…. tapi coba lihat… sepuluh tahun sudahkita berumah tangga~~ tetap[i belum juga kumendapat putra~~~FPI itu kemasukan bangke serangga… mau berapa tahun lagi buat ngutek-ngutek ituh bangke supaya keluar…???kalo emang dia nggak bisa ngeluarin bangkenya ya udah lah…. buang aja semuanya sekalian…
beliin aja makanan baru yang lebih kebal daripada bangke serangga… jangan beliin lagi sepiring nasi yang sama liatnya dengan sepiring nasi yang dulu… supaya kalo ada bangke lagi nggak susah ngeluarinnya… beliin lah dia semangkuk sup yang transparan dan mudah diubrak-abrik… begitu ada bangke masuk bisa langsung disendok….
memang sama-sama makanan…. tapi makanan yang ini kan dibeli karena memikirkan kesalahan makanan di masa lalu tanpa mengungkit jasa-jasanya… belilah makanan yang mudah menangggulangi dan mudah ngangkat setiap bangke yang masuk…
begitulah…
kita ngomongin FPI atau ngomongin bangke sih…??? atau FPI itu bangke…??? *dikaploki kon*
Nah sampai disitu saja dialog dua orang tersebut… konpachi tidak melanjutkan pembicaraan tersebut bukan karena konpachi takut atau apa… tapi karena konpachi memang sibuk sehingga nggak sempet menjelaskan kebenaran sejati kepada Feudal Bishop… ada seseorang yang mau berbaik hati memberikan penjelasan kepada Feudal Bishop…??? soalnya saya sendiri juga ikut bingung dan nggak bisa menjelaskan kepada Feudal Bishop ini… tenang aja… semua masukan pasti dibaca sama Feudal Bishop kok
berikanlah dia pencerahan
dialog antara konpachi dan Feudal Bishop itu dikopi paste langsung dari sini dan sini dengan hanya menghilangkan semua smiley
hore~~~ saya pusing~~~
inilah kenapa kita sebaiknya tidak menggunakan analogi dalam berdiskusi, karena akhirnya akan memusingkan
ahh.. pendapat yang kurang mencerahkan… T____T
*makin pusing*
ya udah benar… itu
beli makanan baru dengan tambahan lauk,..
jadilah Sup Baru Pembaharuan…
Iya saya pikir juga demikian bang. Buat saja satu organisasi baru yang lebih tahan penyusupan. Bubarkan saja yang sudah tersusupi ini.
hore… main boneka….
jadi buang saja nasi itu. biar mengaduh sampai rusuh…
Bakar saja SPBU itu biar ramai…!!! biar mengaduh sampai gaduh…!!!
ya saya juga sependapat sama Feudal Bishop… buang saja nasinya… cuman sepertinya konpachi punya pendapat lain…
Saya setuju saja dengan Herman.
Meja perundingan sudah bukan zaman kemerdekaan atau Perang Dunia II lagi.
intinya apa donk?
Ludulf jangan pake analogi dunks… saiyah bingung
#chiw… intinya adalah ada bangke serangga di sepiring nasi menurut konpachi
opo iki
opo jal…???
*ngakak guling2*
*sodorin baygon ke celo*
Saya mo nyumbang pencerahan, tapi sayang …. pencerahan saya pun hanya pakai Lampu Teplok. So, ternyata saya juga butuh pencerahan nih.
.::he509x::.
Welgedewelbeh
Padahal nabi saja, ketika beliau hijrah ke thaif dan dilempari hingga kakinya berdarah …… Malaikat menawarkan untuk memusnahkan kaum yang memusuhi nabi itu, maka Nabi melarang malaikat, Menurut Nabi mereka itu tidak tahu apa yang diperbuatnya ……
Coba bansingkan dengan perilaku FPI, tengok video pengajian FPI yang memerintahkan umat Islam untuk membunuh anggota Jama’ah Ahmadiyah. Ini yang menyampaikan sekjen FPI sendiri (bukan kroco), dan Habib Riziq tidak pernah menyangkalnya. Jadi ini bukan masalah disusupi atau ada kotoran serangga di sepiring Nasi.
Jadi kalau bicara perumpamaan, Perbuatan kotor dan biadab FPI itu adalah kotoran bagi Islam. Organisasinya harus dibubarkan, pimpinannya (yang menghasut orang untuk bertindak durjana) harus ditahan. Dan secara terus-menerus kita kembangkan dakwah yang rahmat bagi semesta.
huh g’ ngerti ah
aku makan nasi goreng kambing ala masakan padang aja aha. enak loh… *hilang fokus*
lebih baik mengamputasi satu kaki daripada menyuntik mati cuma karena sebelah kakinya borokan.
FPI itu borok bagi islam. mending dibubarin. Dan ga usah bikin organisasi lg biar ga ada bangke lg.
kok banyak yang harus dibales komennya…??? :O
#alex…
*cekokin baygonnya ke alex*
#manongan…
ada yang mau berbagi pencerahan untuk kami
#mulut…
begini kang… bagaimana kalo orang pertama yang mengusulkan untuk membunuh anggota ahmadiyah itu justru merupakan penyusupnya…???
#zoel chaniago… lha yang sedang memberikan pengertian juga sapa
#iphan… di nasi gorengnya ada bange serangga nggak phan…???
#cotd…
saya juga sebenarnya pingin yang seperti itu…
apa daya… organisasi itu pasti selalu ada reornya…
kalau menurut saya, buang saja nasinya, udah, nggak usah beli makanan lain lagi.
maksud saya, bubarin saja fpi dan tak perlu ada fpi2 pengganti.
sudah titik.
:p
saya juga sebenarnya pingin yang seperti itu…
apa daya… organisasi itu pasti selalu ada reornya…
percakapan yang melelahkan mengenai FPI…:(
Gimana kalo pesen bakpia ajah?? *promosi*
wakakak,gitu ajah kok binun..
FPI?menarik?nanya!how come bangkai serangga berada pada sepiring nasi?
kemungkinan #1 : sudah takdir.
kemungkinan #2 : menu hari ini lauknya emang bangkai serangga.
kemungkinan #3 : sepiring nasi itu terlihat cukup menggiurkan untuk serangga bernasib sial tersebut.sayang sekali serangga tersebut tidak menyadari bahwa sepiring nasi itu telah dicampuri racun (kerjaan kau kah celo?) hingga akhirnya serangga itu membangkai pada sepiring nasi.
i say berikan aja sepiring nasi berikut bangkainya ke hama laen yg lebih mengganggu.