Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘cinta’ Kategori

Hmm…, apa nih? Juno’s Bride? Juno yang dimaksud di sini adalah salah seorang dewi dalam mitologi Romawi (kerap diasimilasikan dan dikenal sebagai Hera, dewi pada mitologi Yunani) yang merupakan dewi perlindungan pernikahan (dan kaum perempuan Roma—yang tidak relevan dengan postingan ini :P ). Sementara, bride di sini merujuk pada artinya secara harafiah: Pengantin.

Juno’s bride tidak secara spesifik berarti penganti Juno karena sebagai dewi yang melindungi pernikahan, rasa-rasanya semua pengantin di dunia ini memang pengantinnya dia, kan? Juno’s bride adalah istilah yang umum digunakan oleh orang-orang yang menikah di bulan Juni. Mereka beranggapan bila mereka menikah di bulan Juni, bulan yang sering diasosiasikan dengan Juno, pernikahan mereka akan mendapatkan berkah dari Juno sendiri (padahal ya memang tugasnya Juno, lho, buat memberkati setiap pernikahan, gak ngerti lagi deh sama pikiran cewek-cewek ini kok sampe bisa segitunya). Yah, intinya postingan ini akan sedikit banyak membahas tentang pernikahan :lol:

tumben banget, cel? Iya, lanjut baca aja makanya

Untuk mentranslate bahasa

Akhir-akhir ini saya lagi seneng banget dengerin Sixteen Going On Seventeen yang pertama kali dipopulerkan oleh film The Sounds Of Music. Gak bisa ditampik sih, lagu-lagu macam ini tuh selain iramanya enak, liriknya juga cukup jujur dan apa adanya. Tidak terlalu banyak kata-kata bersayap yang bikin bingung atau yang semacamnya. Yah, niatnya dengerin musik kan memang untuk refreshing, apa kabar aja sih kalau udah bingung harus dengerin irama berbahasa Inggris, eh isinya tidak bisa langsung dipahami, meh! Tapi, sejujur dan se-apa-adanya sebuah lagu, tetap saja ada moral-moral atau makna tersembunyi yang bisa ditarik…, tak terkecuali dengan lagu yang satu ini. Makna-makna tersembunyi yang bisa banyak banget untuk dipelajari satu per satu seiring dengan tingginya ilmu utak-atik gathuk yang kita miliki.

(more…)

Untuk mentranslate bahasa

It Takes Two To Tango

Tadi kebetulan liat drama semelekete. Biasa aja sih, dimana-mana drama plotnya ya berkisar di situ-situ aja. Ada cewek, ketemu cowok, dan perjuangan cinta mereka yang stripping setiap hari itu dibumbui bermacam-macam muka manis, lidah-lidah cadel, baju-baju bagus yang bikin ngiri… Wis, pokoknya sama sekali ndak matching sama karakteristik tokoh yang harus diperankan.

Cerita antara dua tokoh utama ditangguhkan sebentar. Filler, istilahnya. Dalam drama yang saya tonton itu diceritakan bahwa kerabat tokoh utama tidak memiliki tempat tinggal. Si perempuan yang nampak lemah ini kemudian terpaksa menumpang di rumah seorang mesum yang sudah beristri. Sudah bisa ditebak, bapak semang yang mesum ini akhirnya merayu si kerabat tokoh utama yang memang aduhai. Eh, mendadak si ibu semang masuk memergoki mereka.

… dan PLAK!!!

tipikal bukan?

Untuk mentranslate bahasa

Narasi

Sambungan dari cerpen yang dibuat oleh maxbreaker. Tokoh-tokoh yang bermain dalam –so called– chapter 2 ini masih sama seperti sebelumnya. Ada Adit, Dina, Randu, Fadli, Telo, Sade, dan Gita Gutawa. WTF, ngapain ada Gita Gutawa disini. Berhubung saya agak ales-malesan bikinnya, dan lagi-lagi bikinnya juga pas ngantuk banget, Cerpennya jadi ngelantur kesana kemari panjang bener sumpah nauudzubillah dan rada sinetron. Oh iya, karakterisasinya dibuat sesuai cerpen yang dibuat oleh maxbreaker dan di-OOC-kan sesuai keadaan :D silahkan menikmati.

mari bu~ dibaca dulu cerpennya

Untuk mentranslate bahasa

Resensi


“Antique Bakery; Western Antique Cake Shop”

Ohohohoho. Demi menghormati salah satu anime yang terpaksa saya tonton dengan terburu-buru dan langsung saya delete karena memori laptop saya penuh, maka nikmatilah sedikit review ngawur yang dibuat saat saya begadang berat inih.

Antique Bakery

Untuk mentranslate bahasa

Konfirmasi

:Yak jadi begini sodara, tiba-tiba saya sadar kalo saya sudah nganggurin blogg ini. Ini post cuman buat pemberitahuan kalo saya masih ngeblogg. Sekaligus konfirmasi alasan-alasan saya lama nggak update.

dan alasan itu adalah

Untuk mentranslate bahasa

Puisi [2]

Nganu, ini repost dari puisi yang ada di facebook. Jadi jangan berharap lebih ya ;) lol.

apa lagi kali ini

Untuk mentranslate bahasa

Miskomunikasi

Seorang anak tengah berkutat sendirian di depan laptopnya. Sepertinya anak tersebut telah lama berhadapan dengan laptop tersebut, dapat dketahui pula bahwa dia sangat serius dengan apapun yang tengah dikerjakannya. Anak itu tidak menyadari bahwa langit sudah lama gelap. Jendela kamarnya masih terbuka dan lampu belum juga dinyalakan. Sesekali anak itu mengacak rambutnya. Sepertinya dia kesusahan dalam usahanya menyelesaikan pekerjaannya tersebut. Konsentrasinya mulai mengendor, dia mulai memperhatikan sekelilingnya. Menyadari bahwa hari sudah malam, tersentaklah dia dan dengan terburu-buru ditutupnya jendela kamarnya. Kini sumber penerangan dalam kamar tersebut hanya dari layar laptopnya. Termenung anak tersebut, diam di depan jendela yang baru saja ditutupnya.

lanjut mang

Untuk mentranslate bahasa

It might have been a long time
It might have been so far away
When we went our separate ways that day
There may be so many people,
Hundreds, even thousands of them,
Who came into my life and made it go around

And because they are not you,
I have not found what I had lost
And it’s because what I did was wrong,
It made it imposible for us to go back to the way we are

Do you feel like I feel ?
That every day without you,
is a life without any meaning

Do you feel like I feel ?
That the days we were together
The days we were together
we were so in love and completely happy

Roo Suek Barng Mhai – Witwisit Hiranyawongkul ft. August Band

continue reading

Untuk mentranslate bahasa

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: