<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>the end of trilogy</title>
	<atom:link href="http://celotehsaya4.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://celotehsaya4.wordpress.com</link>
	<description>4 always be the end of trilogy</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Oct 2009 17:49:34 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='celotehsaya4.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/5135f2040666aac381beec3e6200a2b3?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>the end of trilogy</title>
		<link>http://celotehsaya4.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Muka porno yang sangat transparan</title>
		<link>http://celotehsaya4.wordpress.com/2009/10/13/muka-porno-yang-sangat-transparan/</link>
		<comments>http://celotehsaya4.wordpress.com/2009/10/13/muka-porno-yang-sangat-transparan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 17:49:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Holy Cross</dc:creator>
				<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[satir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://celotehsaya4.wordpress.com/?p=181</guid>
		<description><![CDATA[
Cewek ini keren ya. Mukanya walaupun agak-agak tegas tapi juga agak-agak inosen gimanaaaaa gitu. Berasa pingin ngelindungi atau mandangin itu muka terus-terusan. Tempting beut dah. Setuju nggak? Nggak setuju nggak masalah sih, tapi di mata saya wajah tersebut memang imut, lucu dan enak dilihat terus-terusan.

Mbak-mbak diatas ini adalah Miyabi atau Maria Ozawa atau&#8230; you name [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=celotehsaya4.wordpress.com&blog=3341526&post=181&subd=celotehsaya4&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center"><img src="http://4.bp.blogspot.com/_a4py5G6PEss/SJumfPbaLzI/AAAAAAAAA4Y/tLJhivs0cKM/s400/sexy+psp.jpg"></p>
<p align="justify">Cewek ini keren ya. Mukanya walaupun agak-agak tegas tapi juga agak-agak inosen gimanaaaaa gitu. Berasa pingin ngelindungi atau mandangin itu muka terus-terusan. <i>Tempting beut dah</i>. Setuju nggak? Nggak setuju nggak masalah sih, tapi di mata saya wajah tersebut memang imut, lucu dan enak dilihat terus-terusan.</p>
<p><span id="more-181"></span></p>
<p align="justify">Mbak-mbak diatas ini adalah <a href="http://miyabi-online.com/">Miyabi</a> atau <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Maria_Ozawa">Maria Ozawa</a> atau&#8230; <a href="http://www.google.com/search?hl=en&amp;client=opera&amp;rls=en&amp;hs=aF6&amp;q=maria+ozawa&amp;aq=f&amp;oq=&amp;aqi=">you name it lah</a>. Beliau kabarnya mau datang ke Indonesia untuk membintangi sebuah film, entahlah, saya agak kurang mengikuti perkembangan berita beliau <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  Yang saya tahu&#8211;dan sudah saya duga sebelumnya, kedatangan si nona ini pasti akan menuai kontroversi. Dan ya, benar <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  Kontroversi yang bagi saya agak tidak penting pun terjadi. Si ini bilang gini, &#8220;blablabla.&#8221; Si itu bilang anu, &#8220;alalalalala.&#8221; Halah.</p>
<p align="justify">Seperti yang saya bilang, saya memang nggak mengikuti perkembangan berita si mbak dari dia mulai naik daun, sampe kabarnya hiatus yaddayaddayadda. Tapi tadi pas lompat-lompatan portal berita kok ya nemu yang agak nyentil.</p>
<blockquote><p align="justify">&#8220;<b>Kami tetap menolak walau dia tidak membuka auratnya. Miyabi itu mukanya muka porno. Sudah sangat transparan,&#8221;</b> katanya dengan santai. Komentar itu pun langsung disambut suara tawa dari para wartawan yang ada di sekitarnya. <a href="http://entertainment.kompas.com/read/xml/2009/10/13/e174803/Ketua.MUI.Muka.Miyabi.Porno">(sumber)</a></p>
</blockquote>
<p align="justify">I was like, &#8220;Ha!?&#8221; Serius deh. Saya juga bukannya nggak pernah menjelekkan muka seseorang. Tapi seingat saya, rasanya nggak pernah deh menjadikan muka orang sebagai bahan tertawaan di muka publik secara resmi. Sama seperti saya yang menganggap muka mbak-mbak diatas itu lucu, memang benar sih itu haknya Sang Ketua MUI untuk menganggap muka Miyabi itu porno. Tapi&#8230; keknya Miyabi juga bukannya memilih dilahirkan bermuka &#8220;porno&#8221;, kan? Kalau Tuhan punya hati&#8230; Kalau Tuhan benar-benar ada dan punya hati&#8230; Mungkin Dia akan sakit hati karena dianggap &#8220;salah&#8221; memilihkan muka untuk salah satu ciptaan-Nya.</p>
<p align="justify">Duh, muka porno&#8230; dijadikan tertawaan pulak. Mana didokumentasikan&#8230; <i>Speechless</i> aja deh. Kalau mau menghujat kelakuannya dan menjadikan hal tersebut sebagai bahan bercanda sih nggak masalah. Seenggaknya Miyabi bisa disalahkan karena dia memilih melakukan hal tersebut. Tapi kalau muka dan fisik seseorang&#8230; Haha. Lebih baik jadi bahan tertawaan internal aja deh, jangan sampe ke taraf nasional secara formal.</p>
<p align="justify">Oh ya, kalo photo dibawah ini:</p>
<p align="center"><img src="http://www.first-islamic.com/images/Ma_ruf%20Amin.jpg"></p>
<p>Pendapat saya tentang wajah diatas itu, &#8220;Tampak tua, ya?&#8221; Kalau pendapat anda?</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/celotehsaya4.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/celotehsaya4.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/celotehsaya4.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/celotehsaya4.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/celotehsaya4.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/celotehsaya4.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/celotehsaya4.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/celotehsaya4.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/celotehsaya4.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/celotehsaya4.wordpress.com/181/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=celotehsaya4.wordpress.com&blog=3341526&post=181&subd=celotehsaya4&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://celotehsaya4.wordpress.com/2009/10/13/muka-porno-yang-sangat-transparan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a08d425a795c01fb783afcbad3c7214?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Holy Cross</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://4.bp.blogspot.com/_a4py5G6PEss/SJumfPbaLzI/AAAAAAAAA4Y/tLJhivs0cKM/s400/sexy+psp.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.first-islamic.com/images/Ma_ruf%20Amin.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>5 cm; Don&#8217;t Judge A Book By It&#8217;s Cover&#8230; Not!</title>
		<link>http://celotehsaya4.wordpress.com/2009/10/12/5-cm-dont-judge-a-book-by-its-cover-not/</link>
		<comments>http://celotehsaya4.wordpress.com/2009/10/12/5-cm-dont-judge-a-book-by-its-cover-not/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 13:48:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Holy Cross</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://celotehsaya4.wordpress.com/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[
Kemarin malam atau pagi ini ya? Keknya kemaren malem deh, dengan segala keajaiban yang diizinkan Tuhan untuk terlimpahkan pada saya, akhirnya selesai juga saya membaca Norwegian Wood karangannya Haruki Murakami. Sekedar catatan saja, saya beli buku tersebut sekitar pertengahan tahun lalu, dan mulai membacanya sejak akhir juli 2009 ini. Bukunya sendiri bagus dan dalam. Pilihan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=celotehsaya4.wordpress.com&blog=3341526&post=178&subd=celotehsaya4&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center"><img src="http://rerere.files.wordpress.com/2007/12/rerere-5cm.jpg"></p>
<p align="justify">Kemarin malam <strike>atau pagi ini ya? Keknya kemaren malem deh</strike>, dengan segala keajaiban yang diizinkan Tuhan untuk terlimpahkan pada saya, akhirnya selesai juga saya membaca <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Norwegian_Wood_(novel)">Norwegian Wood</a> karangannya <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Haruki_Murakami">Haruki</a> <a href="http://www.murakami.ch/">Murakami</a>. Sekedar catatan saja, saya beli buku tersebut sekitar pertengahan tahun lalu, dan mulai membacanya sejak akhir juli 2009 ini. Bukunya sendiri bagus dan dalam. Pilihan diksinya pun keren-keren walaupun *jujur* saya harus mengulang membaca paragraf tertentu beberapa kali sebelum nangkep maknanya. Makanya bagi saya, bisa menyelesaikan membaca buku tersebut adalah sebuah prestasi yang tidak mungkin terjadi tanpa campur tangan pesona keajaiban <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />   Yah intinya nggak lama ini saya nyelesein itu buku <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Begitulah, karena saya sudah menyelesaikan Norwegian Wood, pagi ini saat akan berangkat kuliah saya mulai menimbang-nimbang buku apa yang akan saya bawa ngampus karena toh kuliah selama semester ini jaminan ngebosenin, paten! Awalnya pilihan saya hanya terpaku pada <a href="http://www.tunnelsthebook.com/">Tunnels</a>, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/To_Kill_a_Mockingbird">To Kill a Mockingbird</a> atau mulai membaca <a href="http://www.thetwilightsaga.com/">Twilight</a>. Sebagai catatan, buku-buku tersebut sudah berbulan-bulan saya beli tapi sampai sekarang plastik pembungkusnya aja belum dibuka. <span id="more-178"></span> Di antara box set Twilight saga yang masih terbungkus rapat dan Deeper&#8211;buku kedua Tunnels, ada novel lain&#8230; <a href="http://5cm-legacy.com/">5 cm</a>. <strike>Emangnya pernah beli ya? Oh iya ding, ini kan dibeli awal taun lalu.</strike></p>
<p align="justify">Singkat kata, karena kuliah toh tinggal beberapa menit lagi dimulai dan saya harus buru-buru berangkat kalo gak mau ketinggalan, buru-buru dikeluarkan deh itu novel dari plastik pembungkusnya yang rapet ngelonin selama berbulan-bulan. Langsung buka halaman terakhir, 381 halaman, ok cocok! Eh tunggu, di halaman terakhir itu kok ada muka yang familiar yak? Berasa pernah liat dimana gitu&#8230; dan kalo dipikir-pikir, nama 5 cm juga rasanya gak asing. Setelah bolak-balik kover bukunya dan menemukan testimoni <a href="http://venus-to-mars.com">simbok</a> yang lumayan emosional ituh&#8230; Lah ini bukannya <a href="http://politikana.com/profil/5cm">5 cm</a> yang itu? Jiakakakakakak&#8230; iya ding <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  Ternyata emang 5cm yang itu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  Sok dah, semangat!</p>
<p align="justify">Akhirnya mulai baca-baca itu buku di kampus *yang sudah diduga kuliahnya membosankan* dan puji Tuhan ini buku bisa selesai sore hari ini juga. Bukunya keren. Menceritakan tentang 5 orang sahabat yang selalu apa adanya terhadap masing-masing. Selalu berkumpul dan bersama kemana-mana, kompak. Tapi, justru karena kebersamaan mereka itu, kekompokan mereka itu, mereka berlima merasa jenuh dengan kata &#8220;kita&#8221; yang selalu menyertai mereka. Mereka berlima pun akhirnya sepakat berjanji untuk tidak bertemu sampai tiga bulan yang akan datang, 14 agustus.</p>
<p align="justify">Masing-masing dari mereka mengisi waktu 3 bulan itu dengan aktivitasnya sendiri dan sama sekali tidak bertemu satu sama lain. Bahkan saat dua diantaranya nyaris berinteraksi tanpa disengaja lewat layanan chatting pun, mendadak di salah satu pihak listrik padam dan memutus interaksi tersebut <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />  Mereka berlima benar-benar lepas dari kebiasaan mereka yang selalu bersama untuk tiga bulan tersebut. <b>Arial</b>, cowok ganteng, atletis, dan penuh stamina walaupun sangat lugu dan sering kali membuat repot orang-orang disekitarnya karena dia tidak pernah melanggar peraturan&#8211;yang basa-basi sekalipun, menghabiskan waktu tiga bulan tersebut untuk mengatur hati dan perasaannya pada seorang wanita dan akhirnya memadu kasih dengan wanita tersebut, hal yang belum pernah dilakukannya satu kali pun.</p>
<p align="justify"><b>Zafran</b>, cowok yang tidak kalah cakepnya dengan Arial si pria datar, seorang penyair nyentrik yang kadang kala suka kumat dan berlebihan dalam mengekspresikan apa yang tengah dirasakannya saat itu, dia menghabiskan waktu yang dimilikinya untuk menyelesaikan desain-desain pesanan orang sebagai mata pencahariannya sambil sesekali menghubungi <b>Arinda</b>, gebetannya sekaligus adik Arial <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />  Sementara itu <b>Riani</b>, satu-satunya wanita dalam kelompok <i>power ranger</i> itu, menghabiskan tiga bulan yang dimilikinya dengan serius menekuni pekerjaan magangnya di salah satu stasiun TV demi memenuhi cita-citanya bekerja di bidang <i>broadcasting</i>. Ada juga <b>Genta</b>, laki-laki yang sering dijadikan pemimpin dalam kelompok itu, orang yang mengusulkan perpisahan sementara mereka, orang yang juga mengatur tempat mereka akan bertemu tiga bulan berikutnya. Menjalani tiga bulan yang dimilikinya dengan terus bekerja dalam usaha <i>event organizer</i> sambil terus mengagumi Riani, gadis yang dikasihinya.</p>
<p align="justify">Ada pula <b>Ian</b>, anggota yang paling terakhir bergabung dalam kelompok itu. Cowok dengan body <i>teletubies</i> yang nggak jarang juga dikira layanan badut dufan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  Dia menghabiskan tiga bulannya untuk kembali menyelesaikan skripsi yang sempat ditinggalkannya, dan berhasil. Tepat setelah pernyataan kelulusannya, tiga bulan yang dijanjikan telah berlalu. Kelima sahabat ini, ditambah Arinda, akhirnya bertemu kembali. Tidak hanya sekedar bertemu, mereka juga melakukan sebuah petualangan menuju tempat dimana samudra menyentuh langit. Persahabatan, perbincangan, percintaan&#8230; dan juga euforia karena sudah tiga bulan tidak bertemu, semua itu tidak mempermudah perjuangan mereka untuk mengibarkan bendera merah putih di tempat dimana samudera menyentuh langit pada tanggal 17 agustus. Semua itu tidak mempermudah perjuangan mereka, tapi jelas menghiasi perjalanan mereka.</p>
<p align="justify">Novelnya keren. Walaupun kesannya simpel tapi perjuangan yang mereka lakukan nggak terlihat gampangan juga. Ada konflik, ada kesenangan, ada percakapan yang penuh makna. Novel ini sedikit banyak bercerita tentang mimpi, dan bagaimana mimpi harus dimiliki oleh setiap manusia, dan bahwa semuanya adalah relatif. Penuh dengan kutipan-kutipan bagus serta penggalan-penggalan lagu dengan makna yang cukup dalam, sumpah kalo nggak takut ngasih spoiler saya pasti bikin postingan yang seemosional&#8211;mungkin bahkan lebih dari&#8211;testimoninya simbok <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Ini buku bener-bener keren buat saya. Serius, sindiran-sindaran yang menyentil, pandangan relativitas Einstein menurut keenam orang tersebut&#8230; Banyak banget yang bisa dipikirkan dari buku ini <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Saya ingat saya tertarik membeli novel ini karena covernya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Sama seperti pendapat <a href="http://rerere.wordpress.com/2007/12/24/rereres-book-review-based-on-a-writers-request/">disini, di tempat saya ambil sumber gambar kovernya ituh,</a> kopernya emang bener-bener bagus <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Dan walaupun bila sepintas dipandang covernya cuman berisi tulisan 5 cm putih diatas bidang hitam yang kesannya thriller sekali, kalau diliat sekali-dua kali lagi, ternyata di ruang yang kosong itu ada tulisannya lho.</p>
<p align="justify">Anyway, ada pertanyaan dari temen kuliah saya&#8230; <a href="http://infoka.kereta-api.com/jadwal_dan_tarif/artikel.php?ka=MATARMAJA">emang MATARMAJA lewat lempuyangannya Jogja ya?</a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/celotehsaya4.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/celotehsaya4.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/celotehsaya4.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/celotehsaya4.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/celotehsaya4.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/celotehsaya4.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/celotehsaya4.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/celotehsaya4.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/celotehsaya4.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/celotehsaya4.wordpress.com/178/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=celotehsaya4.wordpress.com&blog=3341526&post=178&subd=celotehsaya4&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://celotehsaya4.wordpress.com/2009/10/12/5-cm-dont-judge-a-book-by-its-cover-not/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a08d425a795c01fb783afcbad3c7214?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Holy Cross</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rerere.files.wordpress.com/2007/12/rerere-5cm.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>kontemplasi</title>
		<link>http://celotehsaya4.wordpress.com/2009/09/23/kontemplasi/</link>
		<comments>http://celotehsaya4.wordpress.com/2009/09/23/kontemplasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2009 00:05:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Holy Cross</dc:creator>
				<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://celotehsaya4.wordpress.com/?p=173</guid>
		<description><![CDATA[Saya sedang berpikir *keras, tentu* tentang keberlanjutan blogg ini. Apakah blogg ini akan ditinggalkan begitu saja? Ataukah blogg ini harus dihapus *lagi*? diapdet-apdet lagi secara rutin? Atau bagaimana?
Mungkin blogg ini harus di&#8230;

       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=celotehsaya4.wordpress.com&blog=3341526&post=173&subd=celotehsaya4&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify">Saya sedang berpikir *keras, tentu* tentang keberlanjutan blogg ini. Apakah blogg ini akan ditinggalkan begitu saja? Ataukah blogg ini harus dihapus *lagi*? diapdet-apdet lagi secara rutin? Atau bagaimana?</p>
<p>Mungkin blogg ini harus di&#8230;</p>
<p><span id="more-173"></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/celotehsaya4.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/celotehsaya4.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/celotehsaya4.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/celotehsaya4.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/celotehsaya4.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/celotehsaya4.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/celotehsaya4.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/celotehsaya4.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/celotehsaya4.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/celotehsaya4.wordpress.com/173/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=celotehsaya4.wordpress.com&blog=3341526&post=173&subd=celotehsaya4&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://celotehsaya4.wordpress.com/2009/09/23/kontemplasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a08d425a795c01fb783afcbad3c7214?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Holy Cross</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Permisi</title>
		<link>http://celotehsaya4.wordpress.com/2009/01/10/permisi/</link>
		<comments>http://celotehsaya4.wordpress.com/2009/01/10/permisi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 12:01:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Holy Cross</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://celotehsaya4.wordpress.com/?p=171</guid>
		<description><![CDATA[Atas pemikiran satu dan lain hal. Terlebih karena unsur tradisi blogg celotehsaya.wordpress.com, dengan ini saya menyatakan untuk berhenti mengapdet blogg ini. Apakah blogg ini akan didelet seperti para pendahulunya ? Saya kurang tau dan kurang mau tau juga. Mungkin suatu saat nanti bila saya tidak melupakan id dan password saya, blogg ini akan saya delete~ [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=celotehsaya4.wordpress.com&blog=3341526&post=171&subd=celotehsaya4&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify">Atas pemikiran satu dan lain hal. Terlebih karena unsur tradisi blogg celotehsaya.wordpress.com, dengan ini saya menyatakan untuk berhenti mengapdet blogg ini. Apakah blogg ini akan didelet seperti para pendahulunya ? Saya kurang tau dan kurang mau tau juga. Mungkin suatu saat nanti bila saya tidak melupakan id dan password saya, blogg ini akan saya delete~ Atas perhatiannya terima kasih.</p>
<p align="justify">Note : saya tidak akan melanjutkan ke celotehsaya5 karena blogg bersangkutan sudah diakuisisi oleh caplang, dan dengan hebohnya sudah didelet juga. Saya juga tidak akan melanjutkan ke celotehsaya6 ataupun celotehsaya(n+1). Biarlah 4 menjadi penutup.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/celotehsaya4.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/celotehsaya4.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/celotehsaya4.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/celotehsaya4.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/celotehsaya4.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/celotehsaya4.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/celotehsaya4.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/celotehsaya4.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/celotehsaya4.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/celotehsaya4.wordpress.com/171/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=celotehsaya4.wordpress.com&blog=3341526&post=171&subd=celotehsaya4&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://celotehsaya4.wordpress.com/2009/01/10/permisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a08d425a795c01fb783afcbad3c7214?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Holy Cross</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Narasi</title>
		<link>http://celotehsaya4.wordpress.com/2008/12/31/narasi/</link>
		<comments>http://celotehsaya4.wordpress.com/2008/12/31/narasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2008 22:06:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Holy Cross</dc:creator>
				<category><![CDATA[cengeng]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[satir]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://celotehsaya4.wordpress.com/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[Sambungan dari cerpen yang dibuat oleh maxbreaker. Tokoh-tokoh yang bermain dalam &#8211;so called&#8211; chapter 2 ini masih sama seperti sebelumnya. Ada Adit, Dina, Randu, Fadli, Telo, Sade, dan Gita Gutawa. WTF, ngapain ada Gita Gutawa disini. Berhubung saya agak ales-malesan bikinnya, dan lagi-lagi bikinnya juga pas ngantuk banget, Cerpennya jadi ngelantur kesana kemari panjang bener [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=celotehsaya4.wordpress.com&blog=3341526&post=167&subd=celotehsaya4&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"><a href="http://maxbreaker.co.cc/2008/12/31/sebuah-cerpen-ghei-issue-no-more/">Sambungan dari cerpen yang dibuat oleh maxbreaker</a>. Tokoh-tokoh yang bermain dalam &#8211;so called&#8211; chapter 2 ini masih sama seperti sebelumnya. Ada Adit, Dina, Randu, Fadli, Telo, Sade, dan Gita Gutawa. WTF, ngapain ada Gita Gutawa disini. Berhubung saya agak ales-malesan bikinnya, dan lagi-lagi bikinnya juga pas ngantuk banget, Cerpennya jadi ngelantur kesana kemari panjang bener sumpah nauudzubillah dan rada sinetron. Oh iya, karakterisasinya dibuat sesuai cerpen yang dibuat oleh maxbreaker dan di-OOC-kan sesuai keadaan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  silahkan menikmati.</p>
<p><span id="more-167"></span></p>
<p align="center"><b>Ghei Issue No More : Afterstory</b></p>
<p align="justify">Sudah beberapa bulan berlalu sejak kejadian itu. Adit yang sudah benar-benar memaafkan Telo atas semua kesalahannya dulu itu kini menjalani hari-harinya seperti biasa. Kisah cintanya dengan Dina berjalan normal seperti seharusnya. Adit dan Dina yang memang pasangan yang serasi itu kadang-kadang juga mengalami pertengkaran-pertengkaran kecil karena egoisme masing-masing. Namun begitu, pertengkaran-pertengkaran mereka tersebut merupakan pertengkaran yang wajar dalam sebah hubungan. Bahkan di akhir perselisihan mereka, cinta yang mereka pupuk sejak berbulan lalu itu justru semakin kuat dan mengikat. Terlebih lagi, pertengkaran itu membuat hubungan mereka tidak monoton dan hasilnya ? Sampai kini mereka pun masih saling memupuk cinta.</p>
<p align="justify">Entah bagaimana, kemesraan yang diumbar oleh Dina dan Adit &#8211;baik secara online maupun offline&#8211; itu membakar hati Randu. Semakin hari Randu melihat kecocokan diantara pasangan tersebut, semakin sakit hatinya. Serasa teriris sembilu, Randu semakin pilu melihat kasih sayang yang diberikan Dina pada kekasihnya. Ya, Randu jatuh cinta pada Dina. Gadis yang telah menjadi kekasih sahabatnya sendiri. Jelas sudah, Dina tak hanya menjerat hati Adit melekat pada hatinya. Tanpa ia sadari dan jelas tak ia inginkan pula, hati Randu turut menerima panggilan hatinya pada Adit.</p>
<p align="justify">Kemesraan yang ditujukan oleh pasangan Dina dan Adit tak membuat Randu merelekan wanita yang dicintainya itu untuk Adit. Sebaliknya, Randu merasa tidak terima akan hal itu.</p>
<blockquote><p align="justify">&#8220;Akulah yang lebih pantas berada di sisinya daripada gembel itu. Semua orang mengira Dina bahagia bersama bocah keparat itu. Bah, mereka hanya melihat apa yang ada di luar saja. Aku yang paling banyak menghabiskan waktu bersama mereka. Aku tahu Dina sering menangis di tengah malamnya karena laki-laki itu. Daripada robot yang hanya peduli dengan kehidupannya sendiri di dunia maya, lebih baik aku yang bersama Dina dan membahagiakannya.&#8221;</p>
</blockquote>
<p align="justify">Memang benar. Walaupun selama ini mereka terlihat mesra, pada kenyataannya percintaan yang terjadi antara Dina dan Adit hanya berlangsung satu arah. Cinta Adit kepada Dina sudah lama hilang. Terkikis oleh banyaknya tugas-tugas kuliah Adit dan kecanduannya yang sudah akut pada berbagai macam game online. Terdengar bodoh memang, tapi selama ini cinta mereka tetap menyatu karena Dina yang menyerah dan memilih untuk menerima cinta Adit dengan cara yang diinginkan Adit. Pun disaat Dina sudah lelah dengan gaya percintaan seperti itu dan meminta Adit memutuskan cinta mereka, ia selalu leleh dan kembali mengalah saat Adit mengatakan bahwa ia masih mencintainya. Cinta Dina begitu kuat walaupun dia sadar cinta Adit sudah pupus atau bahkan memang tak pernah ada untuk dirinya.</p>
<p align="justify">Merasa benar, Randu ingin menyelamatkan Dina sebelum Adit mampu menguasai selurh hati dan tuubuh Dina yang ia cintai itu. Segala macam cara Randu lakukan agar Dina berpisah dengan Adit. Sayangnya, sikap kaku dan tidak sensitif yang dimiliki oleh Adit memantahkan semua tindakan Randu. Tapi tidak semua beraibat baik. Ketidaksensitifan yang dimiliki Adit justru membuat Randu bertambah geram. Semakin yakin ia bahwa Adit benar-benar tidak pantas mendapatkan cinta dari Dina. Terlebih lagi segala tindakannya hanya berakhir dengan sakit hati yang dialami oleh Dina, marahlah Randu dan menyalahkan Adit atas semua tindakannya sendiri. Walaupun begitu, tanpa diketahui Adit dan Randu, Dina pun ternyata memikirkan hal yang sama.</p>
<blockquote><p align="justify">&#8220;Aku lelah dengan semua ini. Selama ini aku telah merendahkan diriku untuk memberi warna pada cinta kami. Susah aku bermanja-manja padanya namun yang kudapat adalah respon yang sangat datar. Cukup khawatir aku membuat masalah pada cinta kami, tetap respon datar yang ia berikan. Akhir-akhir ini pun entah kenapa banyak sekali kejadian-kejadian yang harusnya dapat membuatnya cemburu. Tapi apa ? lagi-lagi respon datar yang kuterima. Benarkah ia mencintaiku ? Apakah dia pernah sedikit saja cinta padaku ? Punyakah dia setitik rasa peduli padaku ? Pada cintaku padanya ? Pada hubungan kami ?&#8221;</p>
</blockquote>
<p align="justify">Banyak sudah usaha yang dilakuka oleh Randu, tetap saja yang paling tersakiti adalah Dina yaatas tidak sensitifnya Adit dan juga dia sendiri atas kesakitan yang dialami oleh Dina. Rasa geram dan cinta yang berpadu dalam diri Randu membuatnya terperosok pada kegilaan makin dalam. Suatu malam datanglah Randu menemui Dina di kediamannya. Ia menempuh cara terakhir yang bisa dipikirkan olehnya untuk mendapatkan Dina. Ia nyatakan cintanya pada Dina. Dina yang sudah memiliki Adit sudah jelas menolak mentah-mentah ajakan cinta Randu. Namun, kata-kata Randu setelah itu membuatnya tertegun keras.</p>
<blockquote><p align="justify">&#8220;Aku mencntaimu lebih dari Adit. Jadilah milikku, percayalah aku akan membahagiakanmu. Bila kamu tetap memilih bersama Adit. Seminggu lagi aku akan mengirim manusia tak berperasaan itu ke dasar liang lahatnya. Kutunggu jawabanmu sebelum minggu depan.&#8221;</p>
</blockquote>
<p align="justify">Selepas Randu meninggalkannya Dina panik. Setelah kejadian-kejadian belakangan ini dia akhirnya sadar bahwa Randu sudah tergila-gila padanya, serta cukup gila juga untuk melaksanakan ucapannya. Dina yang sudah yakin menganggap Adit tak mencintainya tetap saja tak bisa membiarkannya mati. Bagaimanapun perasaan Adit padanya, perasaannya pada Adit adalah tetap. Dina mencintai Adit melebihi kebahagiannya sendiri. Dunia Dina selama ini berputar dengan Adit sebagai porosnya. Ia rasa ia tak akan sanggup hidup bila Adit tiada. Namun, bersama dengan Randu yang sekarang juga tidak lebih buruk dari kehilangan nyawanya sendiri. Ditengah kepanikannya Dina menghubungi teman-temannya untuk meminta bantuan, Fadli yang suka menolong, Telo yang berpengalaman dan Sade yang profesional. Mereka hanya memiliki waktu seminggu untuk menyelesaikan masalah ini tanpa diketahui baik Adit maupun Randu. Maka bekerjalah mereka.</p>
<p align="justify">Sade tak bisa memaafkan perbuatan Randu. Kegilaan Randu akan Dina dirasanya sudah melebihi batas kewajaran. Dia tidak ingin temannya melangkah ke jalan yang tidak benar. Segera mungkin Sade menemui Randu. Segala cara ia lakukan untuk meyakinkan Randu mengurungkan niatnya melenyapkan Adit. Diajaknya Randu bicara baik-baik, sedikit demi sedikit tanpa Randu sadari Sade memberinya terapi seperti yang telah dipelajarinya semasa kuliah dulu. Usaha ini sedikit berhasil, Randu sudah mulai agak tenang dengan semuanya. Ia memulai harinya dari awal di bawah panduan Sade. Sedikit demi sedikit . . .</p>
<p align="justify">Di lain pihak, Telo yang pernah dekat dengan Adit pun datang menemuinya serta memberikan wejangan-ejangan khasnya agar Adit lebih mengerti posisinya sebagai kekasih Dina. Telo memarahi Adit yang dianggapnya terlalu mengacuhkan Dina. Seberapapun besar cinta Dina pada Adit, Telo yakin Dina tetaplah wanita yang membutuhkan perhatian dari pasangannya. Untungnya Adit mau mengerti dan mulai menyadari bahwa selama ini dia telah mengacuhkan Dina sehingga membuat Dina sangat terluka. Setelah berjanji pada Telo bahwa dia akan lebih memperhatikan Dina, Telo pun percaya Adit akan benar-benar berusaha dan akhirnya dia pun meninggalkan Adip dengan senyum tersungging.</p>
<p align="justify">Sementara itu, Dina tengah hancur ditengah masalah-masalah yang datang silih berganti menghampirinya. Dia tak tahu harus berbuat apa ditengah bingungnya itu. Yang bisa ia lakukan hanya menangis dan terus menangis. Untunglah disampingnya ada Fadli yang selalu menghiburnya. Fadli memang anak yang &#8211;so called&#8211; mempunyai watak yang baik hati dan suka menolong. Dia tak tega melhat Dina terus-terusan bingung dan menangisi nasibnya. Oleh karena itu dia sebisa mungkin berada disamping Dina untuk memberinya support. Dina pun terbantu oleh hal itu dan mulai yakin bahwa semua baik-baik saja. Sayangnya, tidak demikian yang terlihat di mata Adit. Karena wejangan dari telo sebelumnya dia akhirnya menjadi perhatian kepada Dina. Hal ini membuatnya mau-tak-mau juga harus memperhatikan kedekatan Dina dan Fadli. Terlebih lagi, Dina selalu menghindarinya di berbagai kesempatan. Dina memang menghindari Adit selama seminggu ini. Namun itu tidak lebih hanya karena ia masih takut pada ancaman Randu, bukan karena dia marah atau bagaimana pada Adit. Sebaliknya, Dina sangat memikirkan Adit dan tidak ia diapa-apakan oleh Randu.</p>
<p align="justify">Seminggu berlalu sejak ancaman Randu. Dina semakin kebingungan karena tidak bisa menghubungi Randu. Dina tidak tahu bahwa Randu susah dihubungi karena tengah menjalani terapi bersama Sade. Kekalutan Dina pun terlihat oleh Fadli yang segera menghiburnya. Tak kuasa menahan segala kegundahan hatinya akan hari H ini, Dina terisak didada Fadli, menceritakan keluh kesahnya selama ini. Tentang bagaimana dia merasa sedih harus menghindari orang yang paling ingin ia ada dekat bersamanya selama seminggu ini, tentang kekhawatirannya akan Randu yang tidak bisa dihubungi entah kegilaan apa yang akan dilakukannya, tentang hidupnya yang terus menerus pada dilema. Merasa kasihan pada Dina, Fadli pun secara refleks membelai kepala wanita yang tengah terisak didadanya tersebut. Berdua mereka saling menenangkan didalam kelamnya malam.</p>
<p align="justify">Sementara itu Adit yang merasa sangat bersalah pada Dina pun bimbang. Banyak pikiran berseliweran di kepalanya. Dia menyadari bahwa dia benar-benar mencintai Dina sepenuh hatinya. Adalah khilafnya selama ini membuat Dina terluka. Sungguh, Adit menyadari hal itu. Adit kemudian teringat kekhawatirannya akan kedekatan Dina dan Fadli dan bagaimana Dina terus menghindarinya selama seminggu ini. Dia tidak ingin kehilangan Dina. Tidak saat ia menyadari bahwa ia benar-benar mencintai gadis itu. Dengan tergesa-gesa ia mengendarai mobilnya menuju rumah Dina. Hanya ada satu hal dalam pikirannya. Dia akan meminta maaf pada Dina dan tidak ingin kehilangannya. Sungguh, dia tak akan pernah rela menyerahkan gadisnya pada lelaki manapun. Bahkan Fadli, sahabatnya sendiri. Dipenuhi segala rasa semakin cepat ia memacu untuk dapat segera bertemu dengan Dina.</p>
<p align="justify">Membuka gerbang rumah dina ketakutan Adit terbukti. Tampak di teras rumah Dina Fadli tengah merengkuh Dina kedalam dadanya dan mengusap kepala Dina penuh kelembutan. Penuh rasa amarah dia segera mengambil sesuatu dalam mobilnya dan dengan tergesa-gesa menghampiri kekasih dan sahabatnya itu. Kaget dengan datangnya Adit yang tiba-tiba, Fadli dan Dina serentak tersentak. Belum sempat mengeluarkan sepatah kata pun, Adit sudah bertindak dan . . . </p>
<blockquote><p align="justify">CRASSHHH&#8230;!</p>
</blockquote>
<p align="justify">Gita Gutawa tertegun. Air matanya nyaris jatuh berlinang. Kerudung hitam yang asal disampirkan dikepalanya semakin menunjukkan kesedihannya yang teramat dalam. Kacamata hitamnya yang besar itu seolah-olah tak mampu menyembunyikan sembab di matanya. Terisak ia dalam diam. Dihadapannya gundukan tanah kuburan orang yang beberapa bulan lalu pernah menolongnya masih basah. Sebilah pisau dan segenggam amarah telah memutus nyawa penyelamatnya itu. Sungguh, cinta bisa menggerakkan manusia di luar kebiasaannya. Tak ada yang menyangka . . .</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/celotehsaya4.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/celotehsaya4.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/celotehsaya4.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/celotehsaya4.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/celotehsaya4.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/celotehsaya4.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/celotehsaya4.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/celotehsaya4.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/celotehsaya4.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/celotehsaya4.wordpress.com/167/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=celotehsaya4.wordpress.com&blog=3341526&post=167&subd=celotehsaya4&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://celotehsaya4.wordpress.com/2008/12/31/narasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a08d425a795c01fb783afcbad3c7214?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Holy Cross</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Resensi</title>
		<link>http://celotehsaya4.wordpress.com/2008/12/25/resensi/</link>
		<comments>http://celotehsaya4.wordpress.com/2008/12/25/resensi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Dec 2008 23:26:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Holy Cross</dc:creator>
				<category><![CDATA[anime]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[rekomendasi]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://celotehsaya4.wordpress.com/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[
&#8220;Antique Bakery; Western Antique Cake Shop&#8221;
Ohohohoho. Demi menghormati salah satu anime yang terpaksa saya tonton dengan terburu-buru dan langsung saya delete karena memori laptop saya penuh, maka nikmatilah sedikit review ngawur yang dibuat saat saya begadang berat inih.

Antique Bakery (Seiyō Kottō Yōgashiten, &#8220;Western Antique Cake-Shop&#8221;) adalah sebuah anime dengan panjang 12 episode yang diangkat dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=celotehsaya4.wordpress.com&blog=3341526&post=162&subd=celotehsaya4&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center"><img src="http://www.be2hand.com/images/upload_shop/200807/200807-17-212436-1.jpg"><br />
<font size="1"><i>&#8220;Antique Bakery; Western Antique Cake Shop&#8221;</i></font></p>
<p align="justify">Ohohohoho. Demi menghormati salah satu anime yang terpaksa saya tonton dengan terburu-buru dan langsung saya delete karena memori laptop saya penuh, maka nikmatilah sedikit review ngawur yang dibuat saat saya begadang berat inih.</p>
<p><span id="more-162"></span></p>
<p align="justify">Antique Bakery (Seiyō Kottō Yōgashiten, &#8220;Western Antique Cake-Shop&#8221;) adalah sebuah anime dengan panjang 12 episode yang diangkat dari manga dengan judul sama oleh studio Nippon Animation. Manganya sendiri pernah menyabet Kodansha Manga Award untuk kategori shōjo di tahun 2002 dan pernah dibuat TV Seriesnya di Jepang sono tahun 2001, menyusul berikutnya baru animenya. Intinya ceritanya adalah&#8230;?</p>
<p align="justify">Semasa kecilnya Keisuke Tachibana pernah diculik namun anehnya penculik tersebut tidak pernah meminta tebusan apapun kepada keluarganya. Entah bagaimana Keisuke dapat melarikan diri dan selamat dari penculikan tersebut. Tidak ada yang bisa diingat dari penculikan tersebut kecuali penculiknya hanya memberi ia makan kue setiap harinya. Hal ini entah mengapa menyebabkan Keisuke tidak terlalu menikmati memakan makanan manis.</p>
<p align="justify">Setelah dewasa Keisuke tiba-tiba berhenti mendadak dari sebuah perusahaan besar tempat ia bekerja walaupun dia merupakan salah seorang top-sales di perubahan tersebut. Selepasnya dari usaha kantoran itu Keichi tiba-tiba saja mebangun sebuah toko kue gaya Prancis yang memiliki model antik. Untuk kemajuan tokonya tersebut, Keichi merekrut seorang <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pastry_chef">pâtissier</a> ternama bernama Yusuke Ono. Merasa senang sesaat karena mendapatkan <i>&#8220;famous&#8221;</i> pâtissier, Keisuke harus terpuruk lagi karena ternyata Yusuke tidak bisa bekerja baik bersama wanita karena phobianya sehingga Keisuke tidak bisa mempekerjakan wanita di toko kuenya. Belum cukup parah, Yusuke ternyata seorang gay yang terkenal dengan &#8220;Demonic Charm&#8221; &#8211;kemampuan untuk membuat seorang laki-laki yang disukai tertarik padanya; tidak peduli laki-laki itu straight atau gay&#8211;. Praktis Keisuke harus semakin selektif mencari pekerja laki-laki yang bukan type pria idaman Yusuke.</p>
<p align="justify">Pekerja berikutnya adalah Eiji Kanda, seorang juara tinju dunia kelas bulu yang terpaksa mundur dari tinju karena mengalami kerusakan retina. Di tengah kebimbangannya harus mundur dari dunia tinju, Eiji yang sangat suka makanan manis melihat lowongan pekerjaan di toko Keisuke dan langsng melamar. Karena Eiji bukan type pria idaman Yusuke dia pun diijinkan bekerja disitu sebagai apprentice pâtissier karena Yusuke tidak mungkin menggodanya dan dia pun ternyata memiliki bakat. Beberapa saat setelah mereka menjalankan &#8220;Western Antique Cake Shop&#8221;, Chikage Kobayakawa &#8211;mantan bodyguard dan teman masa kecil Keisuke&#8211; datang karena ingin menjaga dan membantu Keisuke. Keadaan menjadi rumit karena ternyata Chikage adalah type pria idaman Yusuke <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_eek.gif' alt=':shock:' class='wp-smiley' />  Di saat mereka berempat sibuk menjalankan toko kue tersebut lengkap dengan masalah-masalahnya di kota tersebut ditemukan kasus penculikan anak-anak yang berakhir dengan pembunuhan. Yang mengagetkan ternyata hasil visum polisi menyatakan bahwa isi perut anak-anak itu hanya terdiri dari kue-kue manis.</p>
<p align="justify">Soal cerita, anime ini top banget!! Sumpah! Hanya saja motion per picture dan style gambarnya jadul banget dan nyata-nyata ancur kalo ditonton di jaman sekarang. Penyampaian inti masalah yang masih menggunakan &#8220;cara lama&#8221; juga sukses mengubah episode-episode awal anime ini menjadi sangaaaa~t membosankan. Cuman tenang aja, begitu masuk episode lima dan konflik-konflik mulai muncul anime ini jadi sangat-sangat dinantikan untuk ditonton. Satu lagi yang sangat disayangkan dari anime ini adalah kurangnya pengembangan konflik antar tokoh. Menurutku anime ini punya alur cerita yang unik namun pengembangan konflik yang begitu-begitu saja cukup disayangkan karena membuat anime ini menjadi seperti anime kebanyakan. Padahal dari alur cerita yang beda itu saya mengharapkan pengembangan konflik yang wow <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Walaupun lumayan banyak jeleknya, tapi ending anime ini sangat-sangat memuaskan. Walaupun bisa dibilang nggantung tapi kita bisa ikut larut dan tersenyum bersama Keisuke di akhir cerita. Pengembangan emosi Keisuke di saat-saat terakhir sungguh keren!!</p>
<p align="justify">Oh ya, walaupun anime ini ada unsur yaoinya tapi sayang sekali <a href="http://choro.wordpress.com">para penggemar yaoi</a> &#8211;terutama yang alirannya hardcore&#8211; akan sedikit kecewa karena yaoi di anime ini kalah blow-up dari drama masing-masing tokohnya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />  Yap, anime ini lebih banyak mengembangkan unsur dramanya. Walaupun begitu tetap ada adegan yang cukup menghibur misalnya saat Eiji mencoba membela Yusuke yang tengah di-bully oleh mantan rekan sekerjanya dulu, dengan bodohnya dia mengatakan &#8220;Don&#8217;t call him faggot! He is gay!&#8221; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Nggak highly recomended sih, tapi anime ini cukup layak tonton kok <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/celotehsaya4.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/celotehsaya4.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/celotehsaya4.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/celotehsaya4.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/celotehsaya4.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/celotehsaya4.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/celotehsaya4.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/celotehsaya4.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/celotehsaya4.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/celotehsaya4.wordpress.com/162/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=celotehsaya4.wordpress.com&blog=3341526&post=162&subd=celotehsaya4&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://celotehsaya4.wordpress.com/2008/12/25/resensi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a08d425a795c01fb783afcbad3c7214?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Holy Cross</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.be2hand.com/images/upload_shop/200807/200807-17-212436-1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Konfirmasi</title>
		<link>http://celotehsaya4.wordpress.com/2008/12/21/konfirmasi/</link>
		<comments>http://celotehsaya4.wordpress.com/2008/12/21/konfirmasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Dec 2008 18:34:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Holy Cross</dc:creator>
				<category><![CDATA[cengeng]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://celotehsaya4.wordpress.com/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[:Yak jadi begini sodara, tiba-tiba saya sadar kalo saya sudah nganggurin blogg ini. Ini post cuman buat pemberitahuan kalo saya masih ngeblogg. Sekaligus konfirmasi alasan-alasan saya lama nggak update.

Jadi begini saudara. Saya hanya sedang sibuk memunguti serpihan-serpihan masalah dalam kehidupan nyata saya. Yeah, ini adalah hidup kamu nggak bisa lari darinya. Jadi saya pun akhirnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=celotehsaya4.wordpress.com&blog=3341526&post=158&subd=celotehsaya4&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify">:Yak jadi begini sodara, tiba-tiba saya sadar kalo saya sudah nganggurin blogg ini. Ini post cuman buat pemberitahuan kalo saya masih ngeblogg. Sekaligus konfirmasi alasan-alasan saya lama nggak update.</p>
<p><span id="more-158"></span></p>
<p align="justify">Jadi begini saudara. Saya hanya sedang sibuk memunguti serpihan-serpihan masalah dalam kehidupan nyata saya. Yeah, ini adalah hidup kamu nggak bisa lari darinya. Jadi saya pun akhirnya memutuskan untuk menghadapi masalah-masalah kehidupan saya *mostly tugas kuliah* setelah sekian lama menghindar dengan aslaan sibuk berkutat di dunia maya. Jadi begitulah saya nggak update blogg bukan karena saya sudah tertarik ke sisi gelap bernama plurk. Saya akui saya masih aktif plurking, tapi itu bukan alasan saya nggak apdet lagi. Saya malah tau kalo plurking bisa dijadikan alasan brenti blogging setelah ada yang nuduh saya brenti blogging karena plurk. puh lease -_-</p>
<p align="justify">Yak jadi alasan saya nggak update blogg bukan karena plurk ya~ Justru karena pasal tuduhan mengenai plurk saya jadi apdet blogg <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">selain konfirmasi sekalian ngasih break news tentang perasaan saya ahh~ aka curcol~ Jadi begini, saya pernah terlibat sesuatu dengan seorang cewek. Seorang cowok yang suka cewek itu salah tangkep dan mendukung saya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />  tapi akhirnya semua berakhir bahagia, si cewek sudah menyatakan perasannya pada cowok itu.</p>
<p align="justify">Yang kedua adalah, ternyata perasaanku selama ini benar~ aku tak mencintainya. *halah* Jadi begini, dada dulu berdebar-debar kencang saat pertama bertemu dirinya. Setelah pertemuan itu dada saya juga berdebar-debar setiap tak ada dirinya *halah, lagi* tapi beberapa saat lalu saat saya jalan jalan ke-sebuah-tempat-yang-saya-males-nyebutnya-karena-mulut-ember-reren-si-pembaca-setia-blogg-ini-begitu-berbahaya-bila-dia-laporan-ke-nyokap-saya dan bertemu dirinya di sebuah mall secara tak sengaja. Kami pun jalan bareng untuk beberapa saat, dan anehnya diriku tak merasakan debaran itu, yang ada malah perasaan mencemooh dirinya. Ya Haa~ dan saat pulang pun saya nggak merasakan debaran itu juga. Yay, I&#8217;m free~ Btw, ini bukan tentang mantan saya itu lho, in case you wondering~</p>
<p align="justify">yay, dan curcolnya jauh lebih panjang daripada konfirmasinya. ahh biar~</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/celotehsaya4.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/celotehsaya4.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/celotehsaya4.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/celotehsaya4.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/celotehsaya4.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/celotehsaya4.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/celotehsaya4.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/celotehsaya4.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/celotehsaya4.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/celotehsaya4.wordpress.com/158/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=celotehsaya4.wordpress.com&blog=3341526&post=158&subd=celotehsaya4&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://celotehsaya4.wordpress.com/2008/12/21/konfirmasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a08d425a795c01fb783afcbad3c7214?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Holy Cross</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Puisi [2]</title>
		<link>http://celotehsaya4.wordpress.com/2008/12/07/puisi-2/</link>
		<comments>http://celotehsaya4.wordpress.com/2008/12/07/puisi-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2008 02:44:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Holy Cross</dc:creator>
				<category><![CDATA[cengeng]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://celotehsaya4.wordpress.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[Nganu, ini repost dari puisi yang ada di facebook. Jadi jangan berharap lebih ya   lol.

Aku ingin menjadi stalkermu
Orang yang ngubek-ngubek sampahmu saat kamu tertidur pulas
Seseorang yang bersembunyi dibalik tiang listrik,
menunggumu mengeluarkan pose natural lalu Klik Klik Klik
Aku rela mengulang ke SMA lagi
Agar bisa duduk di kursi tepat di belakangmu
Memandang punggung dan rambutmu yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=celotehsaya4.wordpress.com&blog=3341526&post=154&subd=celotehsaya4&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify">Nganu, ini repost dari puisi yang ada di facebook. Jadi jangan berharap lebih ya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  lol.</p>
<p><span id="more-154"></span></p>
<blockquote><p>Aku ingin menjadi stalkermu<br />
Orang yang ngubek-ngubek sampahmu saat kamu tertidur pulas<br />
Seseorang yang bersembunyi dibalik tiang listrik,<br />
menunggumu mengeluarkan pose natural lalu Klik Klik Klik</p>
<p>Aku rela mengulang ke SMA lagi<br />
Agar bisa duduk di kursi tepat di belakangmu<br />
Memandang punggung dan rambutmu yang halus ituh,<br />
saat kamu berkutat dengan fisika dan matematikamu</p>
<p>Aku  bersedia menjadi pembantu di rumahmu<br />
Jadi aku bisa seharian atau semalaman didekatmu<br />
Terbuai kagum oleh pemandangan wajahmu dari samping,<br />
walaupun kamu tengah menatap monitor LCDmu itu</p>
<p>Aku akan selalu berada disisimu<br />
Sumpah mati aku akan menjaga kamu selalu<br />
Menghiburmu saat kamu merasa ketakutan,<br />
karena kamu sadar telah dikuntit oleh entah siapa</p>
<p>Kamu tak perlu tahu aku menguntitmu<br />
Atau tentang aku yang jatuh cinta ke kamu<br />
Jalani saja harimu seperti biasa kamu menjalaninya,<br />
sehingga aku juga bisa tetap menguntit harimu seperti biasa</p>
<p>24 baris kata ini hanya untuk kamu<br />
Sebagai tanda 24 jam aku ingin bersama kamu<br />
24 baris kata yang menyiratkan hasratku ke kamu<br />
Ahh, tiba-tiba aku ingin memperkosa kamu</p></blockquote>
<p>So be it (part 2).</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/celotehsaya4.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/celotehsaya4.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/celotehsaya4.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/celotehsaya4.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/celotehsaya4.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/celotehsaya4.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/celotehsaya4.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/celotehsaya4.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/celotehsaya4.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/celotehsaya4.wordpress.com/154/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=celotehsaya4.wordpress.com&blog=3341526&post=154&subd=celotehsaya4&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://celotehsaya4.wordpress.com/2008/12/07/puisi-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a08d425a795c01fb783afcbad3c7214?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Holy Cross</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Puisi</title>
		<link>http://celotehsaya4.wordpress.com/2008/12/03/puisi/</link>
		<comments>http://celotehsaya4.wordpress.com/2008/12/03/puisi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2008 09:25:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Holy Cross</dc:creator>
				<category><![CDATA[curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://celotehsaya4.wordpress.com/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[Ahh, pikiran saya sekarang agak sering kelempar ke beberapa bulan lalu. Ahh bodohnya saya. Masa lalu itu ya masa lalu. Tapi entah kenapa susah sekali rasanya menghilangkan masa lalu itu. Biarlah~

I was loving someone that I can&#8217;t love
Someone that will never love me back
I decide to hide my love
And that&#8217;s why you never hear me [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=celotehsaya4.wordpress.com&blog=3341526&post=149&subd=celotehsaya4&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify">Ahh, pikiran saya sekarang agak sering kelempar ke beberapa bulan lalu. Ahh bodohnya saya. Masa lalu itu ya masa lalu. Tapi entah kenapa susah sekali rasanya menghilangkan masa lalu itu. Biarlah~</p>
<p><span id="more-149"></span></p>
<blockquote><p>I was loving someone that I can&#8217;t love<br />
Someone that will never love me back<br />
I decide to hide my love<br />
And that&#8217;s why you never hear me say I love you</p>
<p>I&#8217;m pending saying that &#8220;L&#8221; word<br />
So I can keep breathing<br />
And keep loving you<br />
in my own way</p>
<p>I know you don&#8217;t know that I know you<br />
It&#8217;s okay, I&#8217;m fine, don&#8217;t feeling guilty<br />
No, the one who should feeling guilty is me<br />
And I&#8217;m glad you&#8217;re not realize it</p>
<p>I&#8217;m pending saying that &#8220;L&#8221; word<br />
So I can keep breathing<br />
And keep loving you<br />
my way</p>
<p>Don&#8217;t please don&#8217;t . . .<br />
Don&#8217;t push me to say that &#8220;L&#8221; word<br />
I&#8217;m loving it this way<br />
Or should I say I love you, hoping you say I love you too ?<br />
Oh should I say I care, hoping you notice me ?<br />
Oh should I ?<br />
Should I ?<br />
Should I ?</p>
<p>I&#8217;m pending saying that &#8220;L&#8221; word<br />
So I can keep breathing<br />
And keeps loving you<br />
my way<br />
I love you this way</p></blockquote>
<p align="justify">so be it.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/celotehsaya4.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/celotehsaya4.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/celotehsaya4.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/celotehsaya4.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/celotehsaya4.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/celotehsaya4.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/celotehsaya4.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/celotehsaya4.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/celotehsaya4.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/celotehsaya4.wordpress.com/149/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=celotehsaya4.wordpress.com&blog=3341526&post=149&subd=celotehsaya4&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://celotehsaya4.wordpress.com/2008/12/03/puisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a08d425a795c01fb783afcbad3c7214?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Holy Cross</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Promosi</title>
		<link>http://celotehsaya4.wordpress.com/2008/11/24/promosi/</link>
		<comments>http://celotehsaya4.wordpress.com/2008/11/24/promosi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2008 13:39:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Holy Cross</dc:creator>
				<category><![CDATA[satir]]></category>
		<category><![CDATA[selamat]]></category>
		<category><![CDATA[Jumawa]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://celotehsaya4.wordpress.com/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[There is a blogg, here at wordpress. yeah, another free web log   but I think it&#8217;s a good blogg. Well seems like I can&#8217;t explain it well in english so let&#8217;s change to Indonesian&#8217;s Bahasa.  

Adalah sebuah blogg yang terdaftar di wordpress pada tanggal 26 Oktober 2007 dengan nama Jumawa &#8211; Just [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=celotehsaya4.wordpress.com&blog=3341526&post=147&subd=celotehsaya4&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify">There is a blogg, here at wordpress. yeah, another free web log <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />  but I think it&#8217;s a good blogg. Well seems like I can&#8217;t explain it well in english so let&#8217;s change to Indonesian&#8217;s Bahasa. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-147"></span></p>
<p align="justify">Adalah sebuah blogg yang terdaftar di wordpress pada tanggal 26 Oktober 2007 dengan nama <a href="http://jumawa.wordpress.com/">Jumawa &#8211; <i>Just another WordPress.com weblog</i></a>. Yap, jumawa ini sudah ngeblogg di wordpress setaun lebih. Mungkin udah banyak yang tau juga tentang dia <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  tapi saya nggak peduli, pokoknya saya pingin promosi.</p>
<p align="justify">Walaupun mungkin jumawa.wordpress.com tidak terlalu informatif bagi anda karena hanya diisi dengan catatan-catatan kehidupan pemiliknya saja, entah kenapa saya menemukan hal lain dalam bloggnya tersebut. Membaca peristiwa hidup seseorang dalam sebuah blogg mungkin membosankan, namun saya pribadi memandang cara penyampaian di jumawa.wordpress.com agak sedikit berbeda. Seperti pada saat ia bercerita tentang <a href="http://jumawa.wordpress.com/2008/02/11/aku-dirimu-dan-dirinya/">kehidupannya asmaranya yang agak rancu</a>, mungkin dia hanya ingin menyatakan bahwa pacarnya hanya satu. Tapi entah kenapa gaya penulisannya yang sangat subjektif dan <i>one-sided</i> itu membuat kita juga berpikir bahwa gosip sudah menjadi budaya di negri ini. Bagi saya hal itu sangat mengibur, gaya penulisan yang menyenangkan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Gaya penulisannya tersebut seolah-olah mendistorsi inti sebenarnya dari postingannya menjadi beberapa informasi-informasi yang tak kalah penting. Seperti saat <a href="http://jumawa.wordpress.com/2008/04/15/berbahagialah/">mengucapkan selamat ulang tahun kepada temannya</a>, tidak akan ada yang menyangka dari tema dan paragraf awal yang demikian gembira postingan tersebut bisa berubah menjadi bentuk apresiasinya terhadap kematian seorang temannya. Saya salut dengan kecerdasan yang dimiliki olehnya dalam merangkai kata. Namun begitu, kadang-kadang ada saja <a href="http://tonydwicahyanto.web.id/">pembaca</a> yang <a href="http://jumawa.wordpress.com/2008/04/15/berbahagialah/#comment-163">salah menafsirkan postingannya dan salah mendapatkan informasi</a>. Mungkin ini adalah salah satu sisi negatif yang ditimbulkan dari gaya penulisannya yang agak <i>nyleneh</i> itu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Selain peristiwa-peristiwa kehidupan pemiliknya, jumawa.wordpress.com kadang-kadang juga mencoba menuangkan pemikiran pemiliknya dalam sebuah karya sastra baik <a href="http://jumawa.wordpress.com/2008/02/25/cerpen-hantu-itu-ada-hantu-itu-ada/">prosa</a> maupun <a href="http://jumawa.wordpress.com/2008/03/24/dia-dan-segala-manisnya/">puisi</a>. Saya pribadi sangat menyukai <a href="http://jumawa.wordpress.com/2008/02/25/cerpen-hantu-itu-ada-hantu-itu-ada/">satu-satunya cerpen di blogg tersebut</a>. Gaya bahasa yang digunakan tidak terlalu kaku sehingga dapat mewakilkan bahasa yang digunakan pada setting waktu cerpen tersebut, <i>thus</i>, tidak berkesan terlalu <i>slenge&#8217;an</i> sehingga dapat menghancurkan nilai sastra dalam postingan tersebut. Sayang format paragraf yang agak hancur membuat saya kurang bisa menikmati cerpen tersebut <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify"><a href="http://jumawa.wordpress.com/2008/03/10/kodok-ituu/">Pemikirannya mengenai kodok</a> yang dituangkannya dalam bentuk kalimat-kalimat singkat juga membuat saya tersinyum simpul karena cara penyampaiannya yang unik dan sedikit mengesalkan karena postingan itu hanya bermaksud memamerkan gambar yang baru saja dibuatnya dengan MS Paint, padahal mungkin pembaca yang lain sudah menarik kesimpulan yang tidak-tidak atas postingannya tersebut. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Pemilihan katanya yang unik membuat seorang bloggwalker senior berpendapat seperti berikut :</p>
<blockquote><p>pmakaian kata2nya hemat, tapi lebih dari cukup tuk menyampaikan maksud</p></blockquote>
<p align="justify">beberapa kelemahan blogg ini mungkin ada pada bannernya yang rada <i>nyebahi</i> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />  dan jarangnya pemilik blogg mengapdet bloggnya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Yak demikian review ini saya buat agar yang bersangkutan segera mengapdet bloggnya ;D sayang sekali bila penulis sebagus anda hanya mengeluarkan 10 post saja dalam setahun lebih <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  mohon maaf bila review saya jelek <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  *reviewer abal-abal*</p>
 Tagged: Jumawa, review <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/celotehsaya4.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/celotehsaya4.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/celotehsaya4.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/celotehsaya4.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/celotehsaya4.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/celotehsaya4.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/celotehsaya4.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/celotehsaya4.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/celotehsaya4.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/celotehsaya4.wordpress.com/147/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=celotehsaya4.wordpress.com&blog=3341526&post=147&subd=celotehsaya4&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://celotehsaya4.wordpress.com/2008/11/24/promosi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a08d425a795c01fb783afcbad3c7214?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Holy Cross</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>