Tikabanget Ituh . . .

by celo

Di suatu sore yang melelahkan. Dengan penuh hasrat yang menggelora sepasang keturunan Adam dan Hawa tengah memadu kasih di kamar saya. Di tengah usaha mereka meneruskan kodratnya sebagai sepasang kekasih, tertumbuklah mata mereka pada sebuah benda disudut kamar saya. Sebungkus rokok L.A. Menthol lights. Sejenak pikiran mereka berkecamuk. Pandangan mata dan senyum pun saling mereka lemparkan pada pasangannya. Merasa bahwa pemilik kamar sudah tak lagi merokok, sang pria pun bertanya pada kekasihnya.

“Rokok siapa itu ?”

Sang wanita pun memandang sebungkus rokok itu dengan memikirkan berbagai hal. Ia mengernyit dan memperhatikan rokok itu lekat lekat. Puas menganilsa, dia pun mecoba menarik satu kesimpulan. Kemudian tersenyum simpul dan berkata pada pejantannya.

“L.A lights ? Menthol pulak ? Tika banget ituh !”

Sementara itu, pada saat yang sama pemilik kamar tengah berkutat dengan milis, forum, blogg, DevianArt dan tetek bengek lainnya beratus-ratus meter dari mereka.

*dialog dan ilustrasi diedit seperlunya untuk mempersingkat dan mempermanis*

Pesan postingan ini adalah : “Tik, rokokmu yang jaman kapan itu ketinggalan di kosku masih kusimpan dengan keadaan dan harum yang nyaris persis sama seperti saat kau tinggalkan dulu. Kapan mau kamu ambil…??? Apa aku hibahkan saja pada pengimis di sepanjang boulevard UGM yang sepertinya lebih butuh ngoker daripada makan itu…???”